Ilustrasi AI, bukan tangkapan layar WordPress.com atau situs pengguna nyata.
Untuk membuat website gratis di WordPress.com, pilih alamat bawaan berakhiran .wordpress.com dan paket Free, lalu isi halaman sebelum meluncurkan situs. Anda tidak perlu memasang WordPress pada hosting sendiri untuk mengikuti jalur ini. Perhatikan pilihan saat pendaftaran agar tidak beralih ke domain atau paket berbayar yang belum dibutuhkan.
Panduan ini membantu pemula menyiapkan website pribadi sederhana melalui cara manual. Contohnya adalah “Catatan Belajar Nara”, situs fiktif untuk memperkenalkan diri dan membagikan catatan. Target awalnya satu halaman perkenalan yang bisa dibuka pengunjung, bukan toko daring atau sistem keanggotaan.
Pahami batas gratis sebelum membuat akun
Halaman resmi paket Free WordPress.com mencantumkan hosting dan penyimpanan awal 1 GB. Situs gratis dapat menampilkan iklan WordPress.com kepada pengunjung. Karena itu, “gratis” tidak berarti seluruh fitur paket berbayar tersedia atau tampilan selalu bebas iklan.
Mulailah dengan kebutuhan yang sederhana: teks perkenalan, gambar secukupnya, dan tautan yang ingin dibagikan. Jika domain kustom atau fitur tambahan menjadi syarat utama, periksa cakupan paket resmi sebelum melanjutkan. Artikel ini tidak menganggap layanan gratis sebagai pengganti semua jenis website.
WordPress.com berbeda dari perangkat lunak WordPress yang dipasang pada hosting sendiri. Jika masih memilih platform, baca perbandingan Blogger dan WordPress untuk pemula terlebih dahulu agar jalur pengelolaan yang Anda ikuti jelas.
Pilih alamat bawaan dan paket Free
Buka halaman pembuatan situs WordPress.com dan ikuti pendaftaran atau masuk dengan akun yang sudah ada. Panduan resmi pembuatan situs menjelaskan bahwa Anda dapat melanjutkan dengan alamat .wordpress.com gratis, kemudian memilih paket situs.
- Siapkan nama situs dan beberapa alternatif alamat sebelum mendaftar.
- Saat ditawari pilihan alamat, cari opsi bawaan
.wordpress.comyang ditandai gratis. - Pada pilihan paket, pilih Free jika ingin mengikuti cakupan panduan ini.
- Periksa kembali alamat dan nama paket yang dipilih sebelum menyelesaikan penyiapan.
Alamat contoh seperti catatanbelajarnara.wordpress.com hanya ilustrasi; ketersediaannya tidak diperiksa. Jika pilihan alamat pertama tidak tersedia, gunakan alternatif yang masih mudah dibaca. Jangan menganggap tombol atau kartu pertama selalu merupakan pilihan gratis, karena susunan layar dapat berubah.
Siapkan satu halaman yang sudah layak dibaca
Dari dasbor, buka Pages atau Halaman, lalu Add page. Beri judul, kemudian gunakan penyisip blok bertanda tambah untuk menambahkan paragraf atau gambar. Alur ini dijelaskan dalam panduan membuat halaman WordPress.com. Anda dapat memulai dari halaman kosong atau pola awal yang ditawarkan.
Untuk contoh Catatan Belajar Nara, isi halaman “Tentang” dengan tiga bagian: topik yang sedang dipelajari, jenis catatan yang akan dibagikan, dan tujuan situs. Gunakan informasi yang benar serta cara kontak yang memang ingin ditampilkan kepada publik. Ganti teks contoh pada desain sebelum menilai halaman sebagai siap.
Simpan pekerjaan selama menyunting dan periksa tampilannya melalui pratinjau. Pastikan judul terbaca, gambar tidak memotong informasi penting, dan tautan mengarah ke tujuan yang dimaksud. Langkah ini merupakan pemeriksaan yang perlu Anda lakukan, bukan laporan pengujian situs tertentu oleh penulis.
Tempatkan halaman pada navigasi
Halaman yang sudah dibuat perlu mudah ditemukan dari website. Dokumentasi menu WordPress.com membedakan pengaturan menurut tema: pada tema modern, periksa Appearance → Editor; pada tema klasik, cari Customize atau Menus. Padanan bahasa dan susunannya dapat berbeda pada akun Anda.
Tambahkan tautan halaman perkenalan pada menu yang dipakai pengunjung. Gunakan nama singkat seperti “Tentang”, lalu simpan perubahan navigasi. Buka pratinjau dan ikuti tautannya dari menu; keberadaan halaman dalam daftar dasbor saja belum memastikan pengunjung dapat menemukannya.
Bedakan menerbitkan halaman dan meluncurkan situs
Menerbitkan satu halaman tidak selalu berarti seluruh situs sudah dapat dilihat publik. Dokumentasi halaman WordPress.com menjelaskan bahwa halaman dapat diterbitkan ketika situs masih privat atau Coming Soon, tetapi pengunjung yang tidak berwenang belum dapat melihatnya.
Sebelum meluncurkan, periksa nama situs, isi, menu, serta alamat yang dipakai. Menurut panduan peluncuran WordPress.com, konfirmasi alamat email diperlukan. Anda tetap dapat memakai alamat WordPress.com gratis saat meluncurkan situs.
Jika sudah siap dibuka publik, masuk ke Settings → Reading, cari Site Visibility, lalu gunakan Launch site. Jika tombol itu tidak ada, dokumentasi menyebut situs sudah diluncurkan. Setelahnya, buka alamat situs melalui jendela privat untuk memeriksa apa yang benar-benar dilihat pengunjung.
Catat alamat akhir yang berhasil dibuka dan bagikan setelah isinya sesuai. Jika masih muncul Coming Soon atau akses terbatas, periksa status situs sebelum membuat akun atau situs baru. Pertahankan website awal yang sederhana sampai Anda mengetahui kebutuhan tambahan yang benar-benar diperlukan.

Komentar
Posting Komentar