Ilustrasi AI, bukan tangkapan layar atau hasil kampanye usaha nyata.
Gunakan landing page ketika pengunjung perlu memahami satu penawaran dan mengambil satu tindakan utama. Siapkan website dengan beberapa halaman ketika mereka perlu menjelajahi layanan, profil, karya, atau informasi lain secara terpisah. Keduanya dapat digunakan bersama: landing page bisa menjadi salah satu halaman dalam website usaha Anda.
Keputusan sebaiknya dimulai dari pekerjaan pengunjung, sebelum memilih desain atau paket pembuatan situs. Panduan ini membantu Anda menyusun kebutuhan halaman untuk satu usaha. Tidak ada janji bahwa salah satu bentuk otomatis menghasilkan penjualan atau peringkat pencarian yang lebih baik.
Pahami apa yang sedang dibandingkan
MDN menjelaskan website sebagai kumpulan halaman web yang saling terhubung dalam satu sumber. Untuk kebutuhan perencanaan usaha di artikel ini, website beberapa halaman berarti informasi dibagi ke alamat halaman yang berbeda dan dihubungkan lewat navigasi.
Sementara itu, panduan landing page WordPress.com menjelaskan halaman yang berfokus pada satu tujuan atau ajakan tindakan. Sebuah website dapat memiliki beberapa landing page; salah satunya juga dapat dipakai sebagai beranda untuk website satu halaman.
Istilahnya perlu dibaca sesuai konteks. Dalam glosarium Google Ads, halaman landing adalah halaman yang dituju setelah orang mengklik iklan. Artikel ini memakai istilah landing page untuk halaman penawaran dengan tujuan utama yang jelas, bukan membatasi setiap halaman tujuan iklan pada satu desain tertentu.
Mulai dari alasan orang membuka halaman
Tulis kalimat ini: “Pengunjung datang dari … untuk mengetahui … lalu diharapkan ….” Isi tiga bagian tersebut dengan kegiatan yang konkret. Misalnya, pengunjung datang dari tautan pengumuman untuk mengetahui jadwal lokakarya lalu membaca cara mendaftar. Kalimat itu memberi arah yang lebih jelas daripada kebutuhan umum “website yang menarik”.
Berikut peta keputusan awal yang dapat Anda pakai:
| Kebutuhan pengunjung | Susunan yang dapat dipertimbangkan |
|---|---|
| Memahami satu penawaran khusus | Landing page untuk penawaran itu |
| Membandingkan beberapa layanan usaha | Halaman layanan terpisah dengan navigasi |
| Mengenal usaha dan mengikuti promosi tertentu | Website utama dengan landing page promosi |
Peta ini merupakan alat perencanaan, bukan aturan bahwa usaha kecil harus memakai satu halaman atau usaha besar selalu membutuhkan banyak halaman. Ukuran usaha saja belum menjelaskan keragaman informasi yang dicari pengunjung.
Contoh: satu lokakarya di dalam usaha dengan banyak kelas
Bayangkan usaha fiktif Kelas Reka yang mengadakan beberapa jenis kelas kerajinan. Pengunjung website umumnya ingin melihat pilihan kelas, mengenal pengajar, membaca lokasi, serta memahami cara menghubungi penyelenggara. Informasi tersebut dapat disusun dalam beberapa halaman agar tiap kebutuhan mempunyai tempat yang jelas.
Untuk lokakarya akhir pekan tertentu, Kelas Reka membagikan satu tautan khusus. Halamannya dapat menjelaskan siapa peserta yang sesuai, materi yang akan dipelajari, jadwal, lokasi, biaya bila ada, dan cara mendaftar. Ajakan utamanya mengikuti satu proses pendaftaran, sementara profil lengkap usaha tetap tersedia melalui website utama.
Dengan susunan itu, landing page menjawab kebutuhan satu penawaran tanpa harus menyalin seluruh isi website. Jika jadwal berubah, pengelola perlu mengetahui halaman mana yang memuat jadwal tersebut. Contoh ini menggambarkan pilihan struktur; bukan laporan hasil kampanye atau bukti peningkatan pendaftaran.
Petakan tindakan sampai tujuan akhirnya
Jangan berhenti pada daftar bagian desain. Tulis apa yang terjadi setelah pengunjung menekan tombol utama. Apakah mereka menuju formulir, membuka kanal percakapan, atau berpindah ke layanan pemesanan? Tentukan siapa yang menerima permintaan dan bagaimana pengunjung mengetahui langkah selanjutnya.
Untuk setiap halaman, siapkan tiga catatan: pertanyaan yang harus terjawab, tindakan utama, dan tujuan tautannya. Jika sebuah halaman mempunyai terlalu banyak tujuan yang tidak berkaitan, periksa apakah sebagian informasi lebih tepat menjadi halaman terpisah. Sebaliknya, jangan memecah informasi pendek hanya untuk menambah jumlah halaman.
Pada tahap peninjauan, ikuti jalur pengunjung dari tautan awal sampai tujuan akhir. Cocokkan nama penawaran, jadwal, serta petunjuk pada halaman dengan informasi di tujuan tombol. Ini pemeriksaan yang perlu dilakukan pada situs Anda, bukan pengujian yang telah dilakukan penulis.
Pilih alat setelah kebutuhan halaman jelas
Setelah susunan disepakati, cocokkan kebutuhan dengan kemampuan platform dan template. Jika memakai Blogger, halaman produk SaeGreen mencantumkan layout landing page Produk, Jasa, dan Portofolio. Dokumentasinya juga membedakan tampilan katalog atau penawaran dari layanan penjualan yang dihubungkan untuk pembayaran dan pesanan.
Periksa contoh layout dengan naskah penawaran sendiri sebelum memilih. Pastikan Anda tahu tempat mengubah informasi, tujuan tombol, dan bagian yang harus dirawat saat penawaran berakhir. Kemampuan menampilkan halaman belum membuktikan seluruh proses pendaftaran atau pemesanan sudah tersedia.
Ambil keputusan dari jalur pengunjung yang paling jelas: satu penawaran dapat memakai halaman khusus; kebutuhan mengenal banyak sisi usaha dapat memakai beberapa halaman; keduanya dapat dihubungkan dalam website yang sama. Simpan peta halaman itu sebagai acuan saat menyiapkan isi dan meminta bantuan pembuat website.

Komentar
Posting Komentar