Ilustrasi AI, bukan tangkapan layar WordPress.com atau cadangan situs nyata.
Untuk menyimpan cadangan konten WordPress.com, unduh ekspor XML dan arsip media secara terpisah. XML menyimpan konten serta rujukan ke media; berkas gambar asli perlu diunduh melalui ekspor pustaka media. Keduanya membantu menyimpan salinan isi, tetapi belum menjadi cadangan lengkap seluruh desain dan fungsi website.
Panduan ini memakai jalur WordPress.com tanpa plugin terpasang, termasuk situs Free. Jika website Anda memakai Blogger, ikuti panduan backup Blogger untuk konten, tema, dan gadget karena menu serta berkasnya berbeda. Untuk WordPress pada hosting sendiri, cocokkan proses dengan layanan hosting yang dipakai.
Tentukan salinan yang ingin disimpan
Dokumentasi backup WordPress.com menyebut ekspor konten dan pustaka media sebagai cara menyimpan salinan sendiri pada berbagai paket. Fitur cadangan otomatis yang dapat digunakan pengelola tersedia pada paket Business atau Commerce; Free, Personal, dan Premium menggunakan jalur ekspor untuk kebutuhan salinan ini.
Mulailah dengan tujuan yang jelas, misalnya menyimpan isi website pribadi sebelum merapikan halaman. Tuliskan nama situs, alamat, tanggal pengambilan, dan bagian yang akan disalin. Jika mengelola beberapa situs, cocokkan alamat dasbor sebelum meminta ekspor agar hasilnya berasal dari website yang dimaksud.
Contoh pengelola “Catatan Belajar Nara” ingin menyimpan tulisan dan gambar miliknya. Ia menyiapkan satu folder bertanggal untuk hasil ekspor, bukan mencampur unduhan beberapa situs dalam folder yang sama. Nama situs ini hanya ilustrasi alur kerja.
Unduh konten melalui Tools → Export
Ikuti panduan ekspor konten WordPress.com untuk mengunduh isi yang dipilih:
- Buka dasbor situs yang benar.
- Masuk ke Tools → Export atau padanan menu dalam bahasa akun Anda.
- Pilih All content untuk seluruh konten, atau pilih bagian tertentu bila memang diperlukan.
- Klik Download Export File dan tunggu sampai proses selesai.
Hasilnya berupa XML atau WXR. Untuk ekspor yang besar, hasil dapat diberikan sebagai ZIP berisi beberapa XML. Pertahankan semua bagiannya. Berkas konten dapat mencakup tulisan, halaman, komentar, kategori, dan tag, tetapi tidak membawa tema, kustomisasi desain, atau plugin.
Simpan unduhan asli terlebih dahulu. Jika perlu memeriksa isinya, gunakan salinan agar berkas sumber tetap tersedia. Hindari menyunting XML hanya untuk membuatnya terlihat lebih rapi sebelum mengetahui kebutuhan impor yang akan dituju.
Unduh media melalui menu yang berbeda
Pada situs tanpa plugin terpasang, buka Tools → Export Media Files, lalu klik Download. Panduan ekspor pustaka media menjelaskan bahwa hasil jalur ini berupa arsip .tar, dengan berkas dikelompokkan menurut tahun dan bulan.
Jika hasil unduhannya XML, periksa kembali menu yang dipilih. XML konten berisi rujukan media, bukan berkas gambar itu sendiri. Untuk menyimpan salinan gambar, gunakan jalur Export Media Files yang sesuai.
Jalur media berubah pada situs dengan plugin terpasang. Jika menu mengarahkan Anda ke Jetpack VaultPress Backup, cocokkan bagian panduan resmi dengan kondisi situs serta paketnya. Langkah pada artikel ini berfokus pada situs tanpa plugin; jangan menganggap semua dasbor menampilkan tombol unduh yang sama.
Periksa dua unduhan dengan daftar berkas
Buat catatan sederhana di folder cadangan. Catatan berikut dapat disesuaikan dengan hasil yang benar-benar Anda peroleh:
- Asal: nama dan alamat website.
- Waktu: tanggal permintaan dan penyimpanan unduhan.
- Konten: nama XML, atau daftar XML dalam ZIP, beserta cakupan ekspornya.
- Media: nama arsip dan hasil pemeriksaan saat dibuka.
- Belum tercakup: desain, pengaturan, atau fungsi lain yang masih memerlukan proses terpisah.
Pastikan unduhan selesai dan arsip dapat dibuka. Periksa beberapa berkas gambar yang Anda kenali, lalu cocokkan dengan catatan asal situs. Ini pemeriksaan awal berkas; keberadaan unduhan saja belum menunjukkan bahwa website dapat dipulihkan persis seperti sebelumnya.
Pisahkan penyimpanan salinan dari pemindahan website
Jika ekspor akan dipakai untuk pindah situs, dokumentasi WordPress.com meminta situs asal tetap dapat diakses publik selama media disalin saat impor. Rencanakan tahap itu tersendiri. Untuk situs privat, pahami materi yang akan terbuka sebelum mengubah visibilitasnya.
Periksa dukungan impor pada platform tujuan dan evaluasi hasilnya pada tempat yang sesuai sebelum mengandalkannya. Catat konten serta gambar yang sudah masuk dan bagian yang perlu disusun ulang. Ekspor pustaka media juga tidak otomatis memindahkan semua susunan halaman ke situs baru.
Jika kebutuhan Anda adalah mengembalikan seluruh situs ke kondisi sebelumnya, gunakan panduan cadangan dan pemulihan lengkap yang sesuai dengan paket. Simpan XML, arsip media, dan catatan cakupannya sebagai satu set yang jelas agar Anda mengetahui salinan apa yang tersedia ketika diperlukan.

Komentar
Posting Komentar