Tema baru sudah rilis — lihat katalog
Koleksi Template

Pilih Template Blogger yang Tepat
untuk Website Anda

Pilih template Blogger untuk portal berita, magazine, atau blog. Lihat demo dan fitur, lalu tentukan lisensi sesuai kebutuhan Anda.

Preview Cara Menampilkan Kode HTML di Blogger agar Terbaca sebagai Teks
BTemplate Blogger

Cara Menampilkan Kode HTML di Blogger agar Terbaca sebagai Teks

Mulai dariRp100.000
  • Update template
  • Responsif mobile
  • Dokumentasi lengkap
  • Lisensi resmi
Pilih edisi

Cara Menampilkan Kode HTML di Blogger agar Terbaca sebagai Teks

Pilih lisensi
Memuat harga…Harga lisensi TemaBlogger
  • Lisensi resmi
  • Update dashboard
  • Dokumentasi

Produk digital · Tersedia online · Tanpa ongkos kirim. File diakses setelah pembayaran terverifikasi. Lihat kebijakan refund.

Versi terbaru —Platform Blogger / BlogspotFormat XML
Ilustrasi dokumen kode HTML yang disalin ke blok teks dalam artikel
Ilustrasi AI: kode HTML ditampilkan sebagai teks dalam artikel.

Untuk menampilkan kode HTML di Blogger sebagai teks, masukkan isi kode yang sudah di-escape ke dalam elemen <pre><code>. Wadah tersebut memberi struktur blok kode, sedangkan escaping membuat tanda HTML dibaca sebagai karakter. Menaruh tag mentah di dalam wadah saja belum cukup.

Cara ini berguna untuk tutorial yang perlu disalin pembaca. Anda dapat membuatnya melalui tampilan HTML pada editor postingan, tanpa memasang pustaka penyorot sintaks atau menyunting tema. Contoh berikut hanya menampilkan tautan ilustratif sebagai tulisan; ia tidak membuat tautan aktif di dalam hasil blok kode.

Bedakan wadah blok kode dari isi yang ditampilkan

Dokumentasi elemen pre di MDN menjelaskan bahwa elemen ini mewakili teks berformat awal, termasuk spasi dan baris. Namun, isinya tetap diproses sebagai HTML. Karena itu, tag yang hendak diperlihatkan kepada pembaca perlu diubah menjadi referensi karakter.

Sementara itu, elemen code menandai potongan kode komputer. Untuk beberapa baris, elemen tersebut dapat diletakkan di dalam <pre>. Pasangan ini membantu menyatakan tujuan isi, tetapi tidak otomatis mengubah semua tag mentah menjadi teks.

Pikirkan dua bagian terpisah: tag pembuka dan penutup wadah harus tetap menjadi HTML, sedangkan contoh di dalamnya diubah menjadi karakter yang akan ditampilkan. Jika seluruh wadah ikut di-escape sebelum ditempel ke editor HTML, pembaca justru akan melihat tulisan pembungkusnya juga.

Escape isi contoh dengan urutan yang benar

Referensi karakter HTML mewakili karakter tertentu dalam hasil tampilan. Untuk contoh sederhana dalam isi elemen, tiga penggantian berikut membantu mempertahankan teks asli:

  1. Ubah karakter & menjadi tulisan &amp;.
  2. Ubah karakter < menjadi tulisan &lt;.
  3. Ubah karakter > menjadi tulisan &gt;.

Kerjakan penggantian ampersand lebih dahulu pada kode mentah. Bila tanda kurang dari diubah lebih dulu, lalu seluruh ampersand diganti, referensi yang baru dibuat akan ikut berubah. Itulah salah satu penyebab pembaca melihat tulisan &lt; padahal yang diharapkan adalah tanda <.

Urutan tersebut adalah cara praktis saat melakukan penggantian manual. Gunakan satu salinan sumber yang jelas dan jangan menjalankan penggantian berulang pada hasil yang sudah diproses. Tujuannya mempertahankan karakter asli, bukan membuat lapisan escaping sebanyak mungkin.

Tanda kutip pada contoh berikut berada dalam teks blok kode, bukan menjadi pembatas atribut wadah. Kebutuhan escaping berbeda ketika Anda benar-benar menyusun nilai atribut HTML; jangan menerapkan contoh ini sebagai aturan umum untuk semua konteks penyisipan data.

Salin contoh lengkap ke tampilan HTML postingan

Buat draf latihan atau simpan salinan isi sebelum mengubah artikel penting. Untuk pengelolaan cadangan yang lebih luas, gunakan panduan backup Blogger untuk konten, tema, dan gadget. Pada latihan ini, perubahan hanya diperlukan di isi postingan.

Buka postingan, pilih mode Tampilan HTML dari pengaturan mode editor, lalu tempatkan kursor di posisi blok kode. Nama atau letak kontrol dapat berbeda menurut bahasa dan tampilan editor. Pastikan Anda sedang mengedit isi artikel sebelum menempelkan contoh berikut.

Salin seluruh isi kotak ini, mulai dari pembuka pre sampai penutup pre, ke tampilan HTML. Isi di antara code sudah di-escape, jadi jangan memproses ulang contoh lengkapnya.

<pre style="white-space:pre-wrap;overflow-wrap:anywhere;max-width:100%;padding:1rem;background:#f1f5f9;color:#172033;border:1px solid #cbd5e1;border-radius:0.5rem;"><code>&lt;a href="https://example.com/"&gt;Baca panduan &amp; catatan&lt;/a&gt;</code></pre>

Setelah diproses sebagai HTML postingan, blok tersebut seharusnya memperlihatkan satu baris berikut sebagai teks: <a href="https://example.com/">Baca panduan & catatan</a>. Kata “Baca panduan” tetap menjadi bagian dari tulisan kode, bukan tautan yang bisa diklik.

Alamat example.com hanya dipakai sebagai contoh. Anda boleh mengganti isi kode untuk tutorial sendiri, lalu meng-escape isi baru itu satu kali sebelum memasukkannya ke wadah. Jangan menambahkan pembungkus dokumen seperti html, head, atau body ke contoh komponen postingan ini.

Pahami mengapa contoh tutorial mempunyai dua lapisan

Ada dua hal yang berbeda: HTML yang Anda tempel ke postingan dan HTML sumber artikel yang sedang menjelaskan contoh tersebut. Dalam kotak siap salin di atas, pembuka pre harus terlihat sebagai tulisan agar pembaca dapat menyalinnya. Setelah disalin ke tampilan HTML postingan latihan, pembuka itu menjadi wadah sungguhan.

Isi wadah siap salin masih menggunakan referensi seperti &lt;. Browser membacanya menjadi tanda kurang dari sebagai teks di dalam blok. Hasilnya adalah tulisan tag tautan, bukan elemen tautan. Inilah alasan Anda tidak perlu mengubah referensi tersebut secara manual sebelum menempelkan contoh.

Sebaliknya, jika sedang menulis tutorial yang ingin memperlihatkan tulisan referensi itu sendiri, ampersand-nya perlu diwakili lagi pada sumber tutorial. Perbedaan lapisan ini memang disengaja. Kesalahan terjadi ketika lapisan untuk menjelaskan contoh ikut ditempel sebagai wadah akhir, atau ketika hasil siap salin di-escape sekali lagi tanpa tujuan.

Patokan termudah adalah hasil yang Anda inginkan. Apakah pembaca harus melihat tag tautan, tulisan referensi karakter, atau kode wadah yang dapat disalin? Tetapkan satu tujuan sebelum mengganti karakter.

Atur baris panjang agar tetap terbaca di ponsel

Contoh menggunakan gaya inline yang berlaku pada blok tersebut. Properti white-space dengan nilai pre-wrap mempertahankan spasi serta baris sambil mengizinkan pembungkusan. Properti overflow-wrap dengan nilai anywhere membantu memecah rangkaian panjang saat diperlukan.

Pembungkusan visual bukan penambahan tag atau perubahan fungsi kode. Walaupun satu baris terlihat turun pada layar sempit, pembaca tetap perlu menyalin isinya dengan utuh. Untuk contoh yang mempunyai baris atau indentasi penting, pertahankan struktur aslinya dalam sumber.

Warna latar, warna teks, padding, dan border pada contoh dapat disesuaikan setelah keterbacaan diperiksa. Pastikan huruf tetap jelas pada tema yang Anda gunakan. Hindari mengecilkan font hanya agar seluruh kode muat dalam satu baris.

Periksa pratinjau, hasil salinan, dan draf tersimpan

Bantuan Blogger tentang pengelolaan postingan menyediakan langkah Pratinjau untuk memeriksa tampilan serta Simpan untuk menyimpan tanpa memublikasikan. Gunakan pratinjau setelah memasukkan contoh, lalu lakukan pemeriksaan berikut:

  • Tanda pembuka dan penutup tag terlihat utuh sebagai teks.
  • Teks contoh tidak berubah menjadi tautan aktif atau paragraf biasa di luar blok.
  • Baris panjang tidak membuat seluruh halaman melebar pada layar ponsel.
  • Isi blok yang disalin kembali ke editor teks tetap sesuai contoh.

Jika seluruh pembungkus terlihat padahal Anda ingin blok bergaya, periksa apakah contoh ditempel ke mode visual atau apakah pembungkusnya ikut di-escape. Jika tag justru hilang dan tinggal tulisan tautannya, isi contoh mungkin masih diproses sebagai HTML. Jika muncul tulisan referensi yang tidak diharapkan, periksa kemungkinan penggantian ampersand dilakukan dua kali.

Simpan draf, buka kembali editor, lalu periksa pratinjau sekali lagi. Untuk mengecek keterbacaan artikel secara lebih luas, lanjutkan dengan pengujian konten dan tampilan template Blogger. Blok kode berfungsi menyajikan contoh yang terbaca dan dapat disalin; penggunaan elemen ini tidak memberikan jaminan peringkat atau pengindeksan.

Ruang diskusi

Bagikan pendapat Anda

0 komentar

Punya pertanyaan atau pengalaman yang ingin dibagikan? Tulis dengan sopan dan tetap sesuai topik.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.

Komentar

Mulai dengan TemaBlogger - Template Blogger Portal Berita Premium

Siapkan website Anda
dengan template yang tepat

Mulai dari kebutuhan website Anda. Pelajari demo, fitur, dan panduannya agar proses memilih serta memasang template lebih terarah.

01

Pilih Jenis Website

Tentukan kebutuhan portal berita, blog personal, magazine, atau katalog produk.

02

Lihat Tampilan Demo

Cek beranda, navigasi, halaman artikel, dan tampilan mobile sebelum membeli.

03

Pilih Lisensi

Tentukan paket 1, 3, 5, atau 10 website sesuai kebutuhan proyek Anda.

04

Atur Identitas Website

Ganti logo, warna, menu, label, dan iklan melalui Tata Letak Blogger.

Mulai dengan TemaBlogger - Template Blogger Portal Berita Premium

Template modern untuk Blogger

Gunakan template siap pakai, lihat demo langsung, lalu pilih jumlah lisensi yang sesuai dengan kebutuhan website Anda.

  • Desain responsif
  • Pengaturan melalui Tata Letak
  • Update tanpa reset gadget
  • Dokumentasi produk
temablogger.com
XMLTemplate Blogger
XMLSiap pasang di Blogger
Akun Pelanggan

Dashboard Pelanggan

Kelola file template, kode lisensi, domain aktif, dan riwayat pembelian dari satu halaman.

  • Unduhan versi terbaru
  • Kode aktivasi Blogger
  • Kelola domain lisensi
  • Riwayat transaksi
Buka Member Area
TB
Member AreaContoh tampilan dashboard
ZIP
File templateUnduh versi terbaru
Unduh
KEY
Kode lisensiSAE-••••-••••
Salin
WEB
Domain aktifTerdaftar per lisensi
Aktif
Fondasi Website

Template cepat untuk pengalaman membaca yang nyaman

Struktur ringan, responsif, dan siap dioptimalkan agar website tetap nyaman digunakan pada desktop maupun perangkat seluler.

XMLFormat template
MobileDesain responsif
DemoCoba sebelum membeli
ResponsiveLayout adaptif di semua ukuran layar.
Clean CodeStruktur XML mudah dirawat dan dikembangkan.
Fast LoadingAset dimuat seperlunya untuk halaman yang ringan.
SEO ReadyFondasi metadata dan struktur konten yang rapi.
Dibuat untuk Blogger

Semua yang Anda butuhkan
untuk membangun website

Dari katalog produk sampai dashboard pelanggan, setiap bagian dirancang supaya proses memilih, membeli, dan menggunakan template terasa sederhana.

01

Tata Letak Fleksibel

Logo, menu, banner, dan widget dapat dikelola melalui Tata Letak Blogger.

02

Checkout TemaBlogger

Coba alur checkout mandiri TemaBlogger. Saat ini masih simulasi pembayaran tanpa tagihan atau lisensi sungguhan.

03

Lisensi Berjenjang

Pilih lisensi untuk 1, 3, 5, atau 10 website langsung dari halaman produk.

04

Update Terpusat

Pelanggan dapat mengakses versi terbaru dari halaman member.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara memasang tema?

Unduh file ZIP, ekstrak, lalu di Blogger buka Tema › Pulihkan dan unggah file .xml. Aktifkan domain melalui akun SaeTheme, lalu tempel Kode Aktivasi Blogger pada gadget Lisensi Tema.

Apakah update tema mereset iklan saya?

Tidak. Cukup unggah file versi baru, kode iklan dan gadget tetap seperti sebelumnya.

Satu lisensi untuk berapa blog?

Tersedia paket untuk 1, 3, 5, atau 10 website. Batas domain mengikuti paket yang tercatat pada lisensi SaeTheme Anda.

Bagaimana cara membayar?

Pilih tema dan paket, lalu klik Beli sekarang. Anda tetap berada di TemaBlogger. Pilihan QRIS, transfer bank, dan e-wallet saat ini berupa simulasi, tanpa pembayaran atau lisensi sungguhan.